3 Kampus Gratiskan UKT Untuk Korban Banjir Sumatera – Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera tidak hanya merusak pemukiman warga, tetapi juga berdampak langsung pada dunia pendidikan. Banyak mahasiswa mengalami kesulitan ekonomi akibat rumah rusak, kehilangan barang, hingga terhetninya aktivias orang tua. Menyadari kondisi tersebut, beberapa perguruan tinggi mengambil langkah cpat dengan membebaskan atau meringankan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa terdampak banjir di Sumatera.
Universitas Andalas (Unand)
Universitas Andalas di Padang menajdi salah satu kampus yang slot bet 400 sigap merespons bencana banjir. Pihak rektoratmembuka skema pembebasan UKT bagi mahasiswa yang terdampak langsung secara ekonomi. Selain itu, kampus juga menyediakan mekasnisme penundaan pembayaran bagi mahasiswa yang masih dalam proses pendaftaran.
Rektoran Unand megegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga mahasiswa agar tetap bisa melanjutkan perkuliahan tanpa terbebani masalah finasial. Mahasiswa cukup mengajukan permohonan dengan melampirkan surat keterangan terdampak banjir dari pihak berwenang. Setelah verifikasi, kampus langsung memproses pembebeasan UKT sesuai tingkat dampak yang di alami.
Baca Juga: NU Buka Beasiswa S2–S3 ke Luar Negeri, Fresh Graduate Bisa Daftar
Unviersitas Sriwijaya (Unsri)
Langkah serupa juga di lakukan universitas Sriwijaya yang berlokasi di Sumatera Selatan. Unsri memberikan pemebebasan UKT satu semester penuh bagi mahasiswa yang rumahnya terendam banjir dan mengalami kerugian signifikan. Kebijakan ini berlaku bagi mahasiswa program sarjana dan diploma.
Selain pembebasan UKT, Unsri turut menyalurkan bantuan darurat berupa paket kebuhtuahan pokok. Dengan pendekatan inim kampus berharap mahasiswa dapat fokus pada pemulihan kondisi keluarga selaigus tetap mengikuti kegiatan akademik. Pihak kampus menilai pendidikan tidak boleh terhenti akibat bencana alam yag datang tanpa peringatan.
Universitas Riau (Unri)
Unri juga masuk dalam daftar kampus yang memberikan slot thailand keringanan UKT. Unri menawarkan pembebasan penuh meupun pengurangan UKT berdasarkan hasil asesmen kondisi ekonomi mahasiswa. Kebijakan ini menyesuaikan tingkat kerusakan rumah dan sumber penghasilan keluarga.
Menariknya, Unri melibatkan fakultas dan dosen wali dalam proses pendampingan mahasiswa terdampak. dengan demikian, kampus tidak hanya memberi bantuan finansial, tetapi juga memastikan kondisi psikologis dan akademik mahasisw tetap terjaga. Pendekatan ini di nilai efektif dalam menjaga stabiltias perkualiahan pascabencana.
Bentuk Kepedulian Kampus terhadap Mahasiswa
Pembebeasan UKT bagi mahasiswa terdampak banjir mencerminkan peran strategis kampus dalam menghadapi krisis sosial. Melalui kebijakan ini, perguruan tinggi hadir sebagai institusi yang tidak haya berfokus pada akademik, tetapi juga pada nilai kemanusiaan.
Di tengah meningkatnya resiko benaca laam, kebijaan semacam ini menjadi contoh positif bagi kampus lain di indonesia. Mahasiswa pun di harapkan lebih terbuka melaporkan kondisi mereka agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran. Dengan sinergi yang baik, pendidikan tetap bisa berjalan meski di hadapkan pada situasi sulit.